Imlek 2026 Dirayakan di Berbagai Negara, Ini Ragam Tradisi dan Ciri Khasnya
LEBAK, iNews.id – Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili akan diperingati pada Selasa, 17 Februari 2026. Momentum pergantian tahun dalam kalender Tionghoa ini tidak hanya dirayakan di negara asalnya, tetapi juga berlangsung semarak di berbagai belahan dunia yang memiliki komunitas Tionghoa cukup besar. Meski berakar dari tradisi yang sama, setiap negara menghadirkan cara dan ciri khas tersendiri dalam merayakannya.
Berikut ragam tradisi dan ciri khas perayaan Imlek 2026 di sejumlah negara.
China: Festival Musim Semi dan Reuni Keluarga
Di Tiongkok, Imlek dikenal sebagai Festival Musim Semi. Perayaan ini identik dengan tradisi mudik besar-besaran, di mana masyarakat pulang ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga.
Makan malam bersama menjadi momen penting yang sarat makna kebersamaan. Hidangan seperti jiaozi atau pangsit hampir selalu tersaji di meja. Suasana perayaan didominasi warna merah yang dipercaya membawa keberuntungan. Secara tradisional, rangkaian Imlek berlangsung hingga 16 hari dan ditutup dengan Festival Lampion pada hari ke-15, meski pemerintah menetapkan sekitar tujuh hingga delapan hari sebagai libur nasional.
Afrika Selatan: Perpaduan Budaya Tiongkok dan Afrika
Di Afrika Selatan, kemeriahan Imlek terasa di kawasan V&A Waterfront, Cape Town. Perayaan ini memperlihatkan perpaduan antara tradisi Tiongkok dan budaya lokal Afrika.
Pertunjukan barongsai tampil berdampingan dengan tarian tradisional seperti Xhosa. Komunitas Tionghoa juga berkumpul di Kuil Nan Hua yang dikenal sebagai kuil Buddha terbesar di Afrika. Sajian dim sum turut hadir dengan sentuhan cita rasa lokal.
Editor : iNews Lebak