get app
inews
Aa Text
Read Next : Regenerasi sebagai Investasi: Masa Depan Mathla’ul Anwar dan Indonesia Emas 2045

KH Jazuli Juwaini Resmi Menahkodai Mathla’ul Anwar Periode 2026–2031

Senin, 13 April 2026 | 21:23 WIB
header img
KH Jazuli Juwaini resmi menahkodai Mathla'ul Anwar periode 2026-2031 / foto: istimewa

SERANG, iNewsLebak.id - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Jazuli Juwaini, resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA) periode 2026–2031.

Ia menggantikan KH Embay Mulya Syarief yang sebelumnya menjabat pada periode 2021–2026. Musyawarah yang diharapkan menjadi jalan mufakat ternyata tidak menemukan titik temu. Pemilihan tersebut berlangsung dalam Muktamar XXI Mathla’ul Anwar yang digelar di Hotel Le Dian, Kota Serang, Banten

Situasi tersebut akhirnya membawa forum pada tahap akhir, yakni voting atau pemilihan langsung. Mekanisme ini melibatkan perwakilan dari Pengurus Wilayah (PW) Mathla’ul Anwar se-Indonesia, Pengurus Daerah (PD) se-Indonesia, badan otonom Mathla’ul Anwar, unsur perguruan Mathla’ul Anwar pusat, hingga perwakilan dari Universitas Mathla’ul Anwar. Setiap unsur memiliki satu suara untuk menentukan pilihan secara demokratis.

Tiga kandidat yang maju dalam kontestasi ini adalah KH Jazuli Juwaini, H. Andi Yudi Hendriawan, dan H. Humaedi Hasan. Ketiganya merupakan tokoh yang memiliki rekam jejak panjang dalam organisasi Mathla’ul Anwar.

Hasil pemungutan suara menunjukkan persaingan yang sangat ketat. KH Jazuli Juwaini berhasil meraih 77 suara, unggul tipis dari Andi Yudi Hendriawan yang memperoleh 71 suara. Sementara itu, Humaedi Hasan tidak memperoleh suara dalam pemilihan tersebut.

Dengan hasil tersebut, KH Jazuli Juwaini resmi terpilih sebagai Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar periode 2026–2031.

Dalam pernyataan perdananya kepada awak media, KH Jazuli Juwaini menegaskan komitmennya untuk memperkuat sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Mathla’ul Anwar. Ia menilai bahwa peningkatan kualitas SDM menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan zaman.

"Yang pertama, kita akan membenahi sumber daya manusia. Yang kedua, Mathla’ul Anwar ini bergerak dalam bidang pendidikan, dakwah, dan sosial. Risalah tiga ini akan kita kokohkan ke depan," ujarnya kepada media, Senin (13/4).

KH Jazuli Juwaini juga menyoroti pentingnya pembenahan lembaga pendidikan yang menjadi salah satu kekuatan utama Mathla’ul Anwar. Menurutnya, pengelolaan dan penataan lembaga pendidikan harus terus ditingkatkan agar mampu melahirkan generasi yang unggul.

"Mathla’ul Anwar punya sekolah-sekolah, perguruan-perguruan, lembaga pendidikan. Ke depan kita benahi pengelolaannya, penataannya, sehingga mampu melahirkan generasi Indonesia yang lebih berkualitas. Bukan hanya mampu bersaing di dalam negeri, tetapi juga di tingkat global," tambahnya.

Selain fokus internal, KH Jazuli Juwaini juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi kemasyarakatan Islam lainnya. Ia menyebutkan bahwa sinergi antarormas menjadi kunci dalam menyelesaikan persoalan umat dan bangsa.

"Kita akan membangun kolaborasi dan sinergitas dengan berbagai lembaga dan kelompok masyarakat, termasuk ormas-ormas Islam seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, dan lainnya. Kita harus bersama-sama menyelesaikan persoalan umat, bangsa, dan negara," tegasnya.

Di era digital yang semakin maju, ia juga mengingatkan pentingnya pemanfaatan teknologi secara positif. Menurutnya, teknologi harus menjadi alat untuk meningkatkan kualitas generasi, bukan sebaliknya.

"Teknologi digital dan informasi saat ini harus kita arahkan menjadi sarana untuk mempercepat pembentukan kecerdasan, keterampilan, dan kualitas generasi bangsa, bukan justru merusaknya," katanya.

Menanggapi tantangan global, KH Jazuli Juwaini menegaskan bahwa Mathla’ul Anwar akan berperan aktif bersama pemerintah dan elemen masyarakat lainnya.

"Ketidakpastian global ini tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Mathla’ul Anwar akan bersama pemerintah dan berbagai elemen lainnya untuk menghadapi persoalan, baik di dalam negeri maupun secara global. Sinergi adalah kunci," pungkasnya.

Editor : U Suryana

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut