Promo Umrah Murah, Puluhan Jemaah di Lebak Gagal Berangkat ke Tanah Suci
Tawaran tersebut disebarkan melalui jaringan tokoh masyarakat atau perantara yang kemudian mengumpulkan calon jemaah.
Awalnya para jemaah dijanjikan berangkat November 2025, lalu mundur ke Desember, hingga Januari 2026. Tapi sampai sekarang tidak ada kejelasan.
Salah satu korban, Didin mengaku telah menyetorkan uang sebesar Rp23 juta untuk dirinya dan Rp20 juta untuk istrinya, dengan jadwal keberangkatan 27 Januari 2026. Namun hingga kini, keberangkatan tak kunjung terealisasi.
"Awalnya komunikasi masih lancar. Tapi setelah lewat jadwal, pihak travel sulit dihubungi, bahkan hilang kontak," katanya.
Korban juga sempat difasilitasi pertemuan di Polsek Gunung Kencana. Dalam pertemuan tersebut, terduga pelaku yang dikenal dengan nama “Om Pel" didampingi kuasa hukum, menyatakan tidak sanggup memberangkatkan jemaah dan berjanji akan mengembalikan uang paling lambat 31 Maret 2026.
Editor : U Suryana