Selain embung, warga juga mengusulkan penyudetan drainase agar aliran air dapat langsung menuju Sungai Ciberang. Upaya itu dinilai penting untuk mengurangi potensi banjir berulang.
Salah satu warga, Encup (55), mengatakan rumahnya terendam air sejak Senin dini hari. Ia menyebut hujan turun dengan intensitas tinggi hingga pagi hari.
"Kami dan tetangga yang rumahnya tergenang banjir terpaksa melakukan pengerukan air yang menggenangi setinggi 10 sentimeter," kata Encup.
Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Lebak, Sukanta, menyatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas PUPR. Langkah tersebut dilakukan untuk memperbaiki sistem drainase agar aliran air lebih lancar.
"Kami tentu akan melaporkan bencana banjir dan longsor ke pimpinan untuk ditindaklanjuti," ucap Sukanta.
Editor : Imam Rachmawan
Artikel Terkait
