BPBD Lebak meminta warga yang tinggal di bantaran sungai untuk memantau debit air, terutama jika hujan berlangsung lebih dari tiga jam.
“Pastikan saluran air tidak tersumbat dan segera mengamankan barang-barang penting ke tempat yang lebih tinggi jika air mulai naik,” kata Sukanta.
Ancaman lain yang turut menjadi perhatian adalah gelombang tinggi di Perairan Selatan Lebak dan Pandeglang. Perkiraan tinggi gelombang mencapai 2,5 hingga 4 meter. Kondisi tersebut berisiko bagi keselamatan nelayan dan pengguna transportasi laut, sehingga masyarakat diimbau menunda aktivitas melaut saat cuaca tidak mendukung.
BPBD juga mengingatkan pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan. Hujan lebat berpotensi mengurangi jarak pandang, menyebabkan jalan licin, serta memicu pohon tumbang, terutama di jalur perbukitan dan daerah rawan longsor.
Berdasarkan data BPBD Lebak, Kecamatan Banjarsari saat ini berstatus Waspada dengan curah hujan mencapai 150–200 milimeter per dasarian. Sementara itu, beberapa kecamatan di Kabupaten Pandeglang telah masuk kategori Siaga.
Kondisi tersebut menandakan perlunya koordinasi lintas sektor dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.
“Kami tetap tenang, siaga, dan waspada dalam menghadapi segala kemungkinan yang terjadi di lapangan,” tutup Sukanta.
Editor : Imam Rachmawan
Artikel Terkait
