get app
inews
Aa Text
Read Next : Pemkab Lebak Klaim Ketersediaan LPG 3 Kg Aman Jelang Ramadan

Curah Hujan Meningkat, Dinkes Lebak Imbau Warga Waspadai Penyakit Musiman Guna Cegah KLB

Senin, 19 Januari 2026 | 17:30 WIB
header img
Ilustrasi pengecekan suhu tubuh sebagai upaya kewaspadaan terhadap penyakit musiman. (Foto: Pixabay)

LEBAK, iNewsLebak.id - Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Banten, mengimbau masyarakat mewaspadai penyebaran penyakit pada musim hujan. Imbauan tersebut disampaikan seiring meningkatnya curah hujan dalam beberapa pekan terakhir sebagai upaya pencegahan kejadian luar biasa (KLB). 

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai penyakit yang berpotensi muncul pada musim hujan. Peningkatan curah hujan dinilai dapat memicu penyebaran penyakit menular apabila tidak diimbangi dengan perilaku hidup bersih dan sehat.

Curah hujan yang meningkat dalam beberapa pekan terakhir dapat menyebabkan lingkungan tergenang air dan menjadi media penyebaran penyakit. Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Firman Rahmatullah, di Lebak, Minggu (18/1/2026). 

Genangan air di lingkungan permukiman berisiko menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk aedes aegypti yang dapat menularkan penyakit demam berdarah dengue (DBD). Selain itu, kondisi lembap juga dapat memicu penyakit kulit seperti gatal-gatal.

Selain DBD dan penyakit kulit, gangguan kesehatan lain yang sering muncul pada musim hujan adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), influenza, batuk pilek, hingga asma. Cuaca dingin dan kelembapan tinggi menjadi faktor yang memengaruhi meningkatnya risiko gangguan pernapasan.

Meski demikian, hingga saat ini belum ditemukan peningkatan kasus penyakit musim hujan yang signifikan dan belum menimbulkan kejadian luar biasa (KLB) di Kabupaten Lebak.

Namun, sebagai langkah pencegahan, Dinas Kesehatan Lebak mengimbau masyarakat untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Upaya tersebut dinilai efektif dalam menekan potensi penyebaran penyakit pada musim hujan.

Selain menjaga kebersihan lingkungan, masyarakat juga diminta mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, berolahraga secara rutin untuk meningkatkan daya tahan tubuh, serta tidak buang air besar sembarangan. Gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) juga perlu dilakukan secara berkala.

“Kita berharap masyarakat dapat mencegah penyebaran penyakit musim hujan dengan melakukan PSN dan PHBS,” kata Firman.

Upaya pencegahan juga dilakukan di tingkat lingkungan. Ketua RT 01/09 Kelurahan MC Timur, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Iman, mengatakan pihaknya bersama warga rutin melakukan kegiatan kebersihan lingkungan guna mencegah penyebaran DBD seiring tingginya curah hujan.

“Saya kira dengan kebersihan lingkungan melalui PSN dan 3M dapat memutus mata rantai penyebaran penyakit menular,” ujarnya. 

Melalui upaya tersebut, penyebaran penyakit dapat dikendalikan dan tidak berkembang menjadi kejadian luar biasa (KLB) di tengah kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan ini.

 

Editor : Imam Rachmawan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut