get app
inews
Aa Text
Read Next : Pemkab Lebak Klaim Ketersediaan LPG 3 Kg Aman Jelang Ramadan

Akses Terhambat, Ibu Hamil di Lebak Terpaksa Melahirkan di Mobil Pikap

Selasa, 20 Januari 2026 | 13:50 WIB
header img
Seorang ibu hamil di Desa Cibarani, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Banten, terpaksa melahirkan di dalam mobil pikap karena akses jalan rusak yang sulit dilalui. (Dok. Tangkapan Layar Video).

LEBAK, iNewsLebak.id - Seorang ibu hamil di Desa Cibarani, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Banten, terpaksa melahirkan di dalam mobil pikap pada Senin (19/1/2026) dini hari. Peristiwa itu terjadi setelah kendaraan yang membawanya ke puskesmas tak mampu melintasi jalan desa yang masih berupa tanah dan licin akibat hujan.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.30 WIB saat ibu berusia sekitar 30 tahun itu hendak dibawa ke fasilitas kesehatan. Akses jalan yang menanjak dan berlumpur membuat mobil pikap yang digunakan terhambat.

Pengemudi pikap, Abad, mengatakan dirinya diminta mengantar ibu yang hendak melahirkan sekitar pukul 00.00 WIB. Namun, saat melintasi wilayah Cinangka, kendaraan tidak mampu melewati jalan menanjak karena kondisi jalan desa masih berupa tanah dan licin akibat hujan.

“Sekitar jam dua belas malam saya diminta mengantar ibu yang melahirkan. Pas di daerah Cinangka jalurnya menanjak, mobil enggak bisa ngelewatin karena emang kondisinya tanah dan juga licin,” kata Abad.

Ia mengaku sudah beberapa kali mencoba melewati tanjakan tersebut, tetapi selalu gagal. Proses menunggu di lokasi berlangsung cukup lama hingga akhirnya persalinan terjadi di dalam mobil sekitar pukul 00.30 WIB.

Menurut Abad, proses persalinan berlangsung dengan pendampingan suami dan seorang paraji yang berada di lokasi.

“Iya, didampingin suaminya sama ada paraji,” ujarnya.

Setelah persalinan, Abad memutuskan membawa ibu dan bayi ke bidan desa karena jaraknya lebih dekat dibandingkan puskesmas.

“Iya akhirnya kita bawa ke bidan karena kalau ke puskesmas lumayan jauh. Alhamdulillah ibu dan bayinya selamat, dan langsung ditanganin sama Bu Bidan,” tutur Abad.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, dr. Firman Rachmatullah, memastikan kondisi ibu dan bayi dalam keadaan sehat.

“Alhamdulillah, informasi dari bidan setempat mengatakan kondisi keduanya sehat. Sore ini setelah semuanya selesai sudah boleh pulang ke rumahnya,” kata Firman.

Hingga Senin sore, ibu dan bayi tersebut dilaporkan dalam kondisi sehat setelah mendapatkan penanganan di bidan desa setempat dan diperbolehkan kembali ke rumah.

 

Editor : Imam Rachmawan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut