Gubernur Andra Soni Fokuskan Akses Jalan untuk Percepatan Huntap Lebak
LEBAK, iNewsLebak.id - Gubernur Banten Andra Soni mendorong percepatan pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak banjir bandang di Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak. Salah satu langkah yang ditekankan adalah penuntasan akses jalan agar pembangunan fisik rumah tidak terhambat.
Dorongan tersebut ditindaklanjuti oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Banten. Dinas Perkim menyiapkan anggaran sebesar Rp1 miliar untuk pengerasan jalan menuju lokasi huntap.
Kepala Dinas Perkim Provinsi Banten, Muchamad Rachmat Rogianto, mengatakan instruksi Gubernur Andra Soni bersifat strategis. Menurutnya, akses jalan menjadi faktor kunci kelancaran mobilisasi material dan alat berat.
“Gubernur (Andra Soni) menginstruksikan jalan akses yang kita buat sejak 2025 dilanjutkan. Kami menyiapkan anggaran sebesar Rp1 miliar di tahun 2026 ini untuk pengerasan jalan sampai ke titik hunian dan perbatasan. Masih ada sekitar 980 meter atau hampir 1 kilometer lagi yang perlu dituntaskan,” ujar Rachmat di Kota Serang, Selasa (20/1/2026).
Ia menjelaskan, pengerasan jalan dipilih karena menyesuaikan kebutuhan lapangan. Akses tersebut akan digunakan secara intensif selama proses pembangunan rumah berlangsung.
“Bentuknya pengerasan jalan karena akses ini disiapkan untuk jalur alat berat. Pembangunan Huntap tidak bisa difinalisasi jalannya sekarang, sebab nantinya akan terus dilewati kendaraan berat selama proses pembangunan fisik rumah oleh kementerian,” jelasnya.
Rachmat menambahkan, hambatan lahan yang sebelumnya menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Lebak kini telah menemukan solusi. Kondisi ini membuka jalan bagi pemerintah pusat untuk melanjutkan pembangunan fisik.
“Informasi terakhir, Kabupaten Lebak harus menyelesaikan lahan, dan sekarang anggarannya sudah disiapkan oleh Kementerian PKP (Perumahan dan Kawasan Permukiman). InsyaAllah, jika anggaran pusat sudah ada dan akses jalan kita siapkan, tahun ini pembangunan fisik bisa selesai,” pungkasnya.
Percepatan pembangunan huntap ini ditujukan bagi warga korban banjir bandang Lebakgedong pada 2020. Pemerintah berharap proyek tersebut dapat memberikan kepastian hunian layak bagi masyarakat terdampak.
Editor : Imam Rachmawan