get app
inews
Aa Text
Read Next : 6 Penginapan Murah di Lebak yang Paling Banyak Dikunjungi, Harga Bersahabat!

7 Langkah Sederhana Mengelola Sampah Rumah Tangga agar Lebih Ramah Lingkungan

Jum'at, 30 Januari 2026 | 17:00 WIB
header img
Ilustrasi mengolah sampah rumah tangga agar lebih ramah lingkungan. (Foto: Unsplash)

LEBAK, iNewsLebak.id - Sampah rumah tangga sering dianggap sepele, padahal jumlahnya menyumbang porsi besar terhadap pencemaran lingkungan. Jika tidak dikelola dengan baik, sampah dapat menimbulkan bau, penyakit, hingga merusak ekosistem. 

Kabar baiknya, pengelolaan sampah bisa dimulai dari rumah dengan cara yang mudah dan praktis.Dengan kebiasaan yang tepat, kita tidak hanya menjaga kebersihan hunian, tetapi juga membantu mengurangi beban tempat pembuangan akhir serta mendukung pelestarian alam. 

Berikut tujuh langkah efektif yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

1. Biasakan Memilah Sampah Sejak Awal

Memisahkan sampah merupakan pondasi utama pengelolaan limbah yang baik. Siapkan tempat terpisah untuk:

  • Sampah organik (sisa makanan, kulit buah, daun)
  • Sampah anorganik (plastik, botol, kertas, kaleng)
  • Sampah berbahaya seperti baterai dan bahan kimia

Dengan pemilahan ini, sampah jadi lebih mudah diolah kembali dan tidak tercampur hingga mencemari lingkungan.

2. Kurangi Barang Sekali Pakai

Banyak sampah berasal dari produk yang hanya digunakan sesaat, terutama plastik. Mulailah membawa tas belanja sendiri, botol minum isi ulang, serta wadah makanan dari rumah.

Langkah kecil ini terbukti mampu mengurangi tumpukan sampah harian secara signifikan, sekaligus lebih hemat dalam jangka panjang.

3. Manfaatkan Kembali Barang yang Masih Layak

Sebelum membuang sesuatu, coba pikirkan apakah masih bisa digunakan ulang. Botol kaca bisa jadi wadah bumbu, kardus bekas bisa dijadikan tempat penyimpanan, dan pakaian layak pakai bisa disumbangkan.

Selain mengurangi sampah, kebiasaan ini juga menumbuhkan kreativitas dan kepedulian sosial.

4. Olah Sisa Dapur Menjadi Kompos

Limbah organik seperti sisa sayur dan buah sangat cocok diolah menjadi pupuk alami. Kompos bisa digunakan untuk tanaman hias maupun kebun kecil di rumah. Selain mengurangi bau sampah, kompos membantu menyuburkan tanah tanpa bahan kimia.

5. Ikut Program Bank Sampah

Kini banyak lingkungan menyediakan bank sampah yang menampung limbah anorganik bernilai jual. Sampah yang sudah dipilah bisa ditukar menjadi uang atau tabungan.

Program ini tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan.

6. Atur Porsi Makan agar Tidak Terbuang

Makanan yang terbuang sia-sia menyumbang banyak sampah organik setiap hari. Biasakan memasak sesuai kebutuhan dan simpan sisa makanan dengan baik. Jika tak lagi layak dikonsumsi, ubah menjadi kompos agar tetap bermanfaat.

7. Pilih Produk yang Lebih Berkelanjutan

Saat berbelanja, perhatikan kemasan dan bahan produk. Pilih barang yang bisa digunakan berulang kali atau terbuat dari material daur ulang.Keputusan kecil saat belanja punya dampak besar terhadap jumlah sampah yang dihasilkan.

Mengelola sampah di rumah tidak harus rumit. Dengan memilah, mengurangi, menggunakan ulang, dan mendaur ulang, kita sudah berkontribusi besar bagi kelestarian lingkungan.

Perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil. Mulailah hari ini, dan jadikan rumah Anda bagian dari solusi menuju bumi yang lebih sehat dan berkelanjutan.

 

Editor : Imam Rachmawan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut