Scroll Sebentar, Kok Bikin Lupa Waktu? Ini Cara Stop Mindless Scrolling!
LEBAK, iNewsLebak.id - Pernahkah berniat membuka media sosial hanya sebentar, namun tanpa terasa waktu sudah berlalu lama? Aktivitas sederhana itu sering berujung pada kebiasaan yang disebut mindless scrolling.
Kebiasaan ini kerap terjadi secara refleks. Jari terus menggulir layar, sementara pikiran seolah “terjebak” dalam arus konten yang datang silih berganti. Tanpa disadari, produktivitas pun menurun dan waktu berharga terbuang begitu saja.
Mengenal Mindless Scrolling
Mindless scrolling adalah perilaku menggunakan media sosial secara berulang tanpa kesadaran penuh akan apa yang dicari atau dibutuhkan. Pengguna terus menelusuri konten hanya karena dorongan kebiasaan, bukan karena tujuan tertentu.
Fenomena ini semakin marak seiring kemudahan akses internet dan desain aplikasi yang dibuat agar pengguna betah berlama-lama di layar.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan ini tidak hanya membuang waktu, tetapi juga berpengaruh pada kesehatan mental dan keseharian.
Beberapa dampak yang sering muncul antara lain:
Jika dibiarkan terus-menerus, mindless scrolling dapat membentuk kebiasaan adiktif yang sulit dihentikan.
Agar tidak terus terperangkap dalam pola tersebut, ada beberapa cara yang bisa mulai diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satunya dengan melakukan digital detox, yaitu membatasi penggunaan gadget dalam periode tertentu. Cara ini membantu otak beristirahat dari banjir informasi dan memperbaiki kualitas interaksi sosial.
Mengisi waktu dengan aktivitas fisik juga sangat dianjurkan. Berjalan santai, berolahraga ringan, hingga merawat tanaman bisa membantu tubuh lebih aktif sekaligus menyegarkan pikiran.
Selain itu, membaca buku dapat menjadi alternatif hiburan yang lebih menyehatkan mental. Aktivitas ini melatih fokus, memperluas wawasan, serta mengurangi ketergantungan pada layar.
Interaksi langsung dengan orang-orang di sekitar pun tak kalah penting. Mengobrol tatap muka dengan keluarga atau teman mampu memperkuat hubungan sosial dan menghadirkan kedekatan emosional yang sering hilang akibat terlalu sibuk dengan ponsel.
Terakhir, buatlah aturan pribadi dalam menggunakan gadget. Misalnya tidak langsung membuka media sosial saat bangun tidur, membatasi penggunaan ponsel saat berkumpul, serta mematikan notifikasi di waktu tertentu.
Mengurangi mindless scrolling bukan berarti harus menjauh dari teknologi. Yang terpenting adalah menggunakan media digital secara sadar dan seimbang.
Dengan kebiasaan digital yang lebih sehat, waktu pun bisa dimanfaatkan untuk hal-hal yang lebih bermakna.
Editor : Imam Rachmawan