Mengenal Ragam Makanan Khas Imlek dan Makna di Baliknya
2. Kue Bulan
Kue bulan dikenal dengan bentuknya yang bulat menyerupai bulan purnama. Isinya beragam, mulai dari pasta kacang merah, biji teratai, hingga kuning telur asin di bagian tengah. Bentuk bulat pada kue bulan melambangkan keutuhan, kebersamaan, dan hubungan keluarga yang harmonis.
Meski lebih identik dengan Festival Pertengahan Musim Gugur, kue bulan juga sering dikenalkan sebagai bagian dari budaya kuliner Tionghoa. Dalam tradisi, kue ini dibagi dan dinikmati bersama, menandakan pentingnya berbagi rezeki serta menjaga hubungan antaranggota keluarga.
3. Jeruk Mandarin
Jeruk mandarin menjadi buah wajib saat Imlek. Selain rasanya segar, jeruk ini dipercaya membawa keberuntungan karena pengucapannya yang mirip dengan kata “hoki”. Warna oranye cerah juga sering dikaitkan dengan simbol kekayaan dan kemakmuran.
Dalam penyajiannya, jeruk mandarin biasanya diletakkan di meja tamu atau diberikan kepada kerabat dalam jumlah genap. Angka genap dianggap membawa keseimbangan dan keberuntungan. Tradisi ini masih lestari hingga kini, termasuk di kalangan masyarakat Tionghoa di Indonesia.
4. Mi Panjang Umur
Mi panjang umur menjadi hidangan yang sarat makna. Mi ini dimasak dengan panjang utuh tanpa dipotong sebagai simbol umur panjang dan kelancaran rezeki. Biasanya disajikan dengan tambahan ayam, bakso, sayuran, serta bumbu sederhana.
Editor : iNews Lebak