get app
inews
Aa Text
Read Next : BGN Tegaskan SPPG di Lebak Bisa Ditutup Jika IPAL Tak Penuhi Standar

Main Beleson Berujung Petaka, Dua Anak di Lebak Alami Luka Bakar

Rabu, 25 Februari 2026 | 13:25 WIB
header img
Kondisi dua anak alami luka bakar akibat ledakan beleson. (Foto: Ist)

LEBAK, iNewsLebak.id - Dua anak di Kampung Sabagi, Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, mengalami luka bakar serius akibat ledakan beleson berbahan bakar spiritus, Selasa (23/2/2026) pukul 15.00 WIB. 

Keduanya terluka setelah api menyambar wajah dan tubuh saat permainan tersebut dinyalakan. Korban masing-masing Asep Aripin berusia 7 tahun dan Samsul berusia 13 tahun. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ledakan terjadi ketika api yang hendak digunakan justru memicu letupan hebat hingga membakar keduanya. Warga yang mendengar suara ledakan langsung mendatangi lokasi dan memberikan pertolongan.

Dalam rekaman video amatir yang beredar, kedua bocah tampak mengalami luka bakar di sejumlah bagian tubuh. Warga berupaya menyiramkan air untuk pertolongan pertama sebelum membawa korban ke klinik terdekat menggunakan kendaraan seadanya.

Orang tua Asep, Jaja, mengatakan awalnya anak-anak tersebut meminta korek gas dengan alasan hendak menyalakan petasan. 

“Mereka bilang mau nyalain petasan. Ternyata main beleson, dikasih spiritus lalu dibakar. Langsung meledak,” kata Jaja, Selasa (24/2/2026).

Ia menyebut api menyambar hampir seluruh tubuh korban.

“Yang kebakar muka, tangan, kaki. Hampir sekujur tubuh. Kejadiannya sekitar jam tiga sore, langsung kami bawa ke klinik terdekat di Babakan,” ujarnya.

Saat ini kedua korban menjalani perawatan intensif di Unit Gawat Darurat Klinik Antasari Farma Rangkasbitung. Kondisi mereka terus dipantau tim medis untuk mencegah infeksi dan komplikasi.

Beleson merupakan permainan tradisional menyerupai meriam kecil yang dibuat dari bahan bekas seperti kaleng, botol atau paralon dan menggunakan spiritus sebagai bahan bakar. 

Permainan ini kerap muncul saat Ramadan karena menghasilkan suara letupan keras. Namun sifat spiritus yang mudah menguap membuat api sulit dikendalikan dan berisiko memicu ledakan, terutama di lingkungan permukiman.

Wakil Pimpinan DPRD Lebak, Acep Dimyati, menegaskan perlunya pengawasan terhadap permainan tersebut. 

“Belesonan sangat berbahaya, harus segera ditindaklanjuti agar tidak ada lagi korban. Perlu ada pengawasan dan imbauan serius, apalagi ini momentum Ramadan,” tegasnya.

Editor : iNews Lebak

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut