get app
inews
Aa Text
Read Next : BGN Tegaskan SPPG di Lebak Bisa Ditutup Jika IPAL Tak Penuhi Standar

Jalan Nasional di Lebak Kembali Rusak, Warga Keluhkan Perbaikan Tak Bertahan Lama

Kamis, 05 Maret 2026 | 14:07 WIB
header img
Jalan Bypass Soekarno Hatta Rangkasbitung di jalur Rangkasbitung-Cikande yang dikeluhkan warga mengenai kerusakan berulang dan mempertanyakan kualitas perbaikan jalan. (Foto: Istimewa)

LEBAK, iNewsLebak.id - Warga Kabupaten Lebak, Provinsi Banten,  mengeluhkan kondisi ruas jalan nasional di jalur Rangkasbitung–Cikande dan Rangkasbitung–Cigelung yang kembali rusak meski baru saja diperbaiki. Cepatnya kerusakan tersebut memicu kekhawatiran masyarakat serta pertanyaan mengenai kualitas perbaikan.

Salah satu titik yang sering dikeluhkan berada di Jalan Bypass Soekarno Hatta, Rangkasbitung, pada jalur Rangkasbitung–Cikande. Kerusakan serupa juga dilaporkan terjadi di Jalan Raya Cipanas, ruas perbatasan Rangkasbitung–Cigelung.

Salah seorang warga Rangkasbitung, Entus, mengaku kecewa dengan kondisi tersebut. Ia menyebut perbaikan yang dilakukan tidak bertahan lama dan kembali rusak dalam waktu kurang dari satu bulan.

“Setiap diperbaiki tidak lama kemudian rusak lagi. Saya sebagai warga merasa bosan melihat kondisi Jalan Bypass Soekarno Hatta Rangkasbitung dan Jalan Raya Cipanas yang seperti itu terus,” katanya kepada wartawan, Kamis (5/3/2026).

Ia menilai perbaikan jalan tersebut seolah tidak memberikan hasil yang maksimal. Padahal, kata dia, anggaran yang digunakan untuk perbaikan berasal dari uang rakyat.

“Kalau terus diperbaiki tapi cepat rusak lagi, kan jadinya seperti sia-sia. Ini kan uang rakyat yang dipakai untuk memperbaiki jalan,” ujarnya.

Menurutnya, kerusakan pada titik tersebut bukan hanya terjadi satu atau dua kali. Ia menyebut kondisi itu sudah berulang kali terjadi dan tetap pada bagian jalan yang sama.

“Aneh juga, rusaknya selalu di titik yang sama. Sudah beberapa kali diperbaiki, tapi hasilnya tetap saja kembali rusak,” tutur Entus.

Ia juga mempertanyakan metode perbaikan yang selama ini diterapkan. Menurutnya, pemerintah seharusnya mempertimbangkan penggunaan konstruksi yang lebih kuat pada titik-titik rawan kerusakan.

“Kalau memang titik itu sering rusak, kenapa tidak dibuat konstruksi beton saja supaya lebih kuat dan tahan lama,” ucapnya

Ia berharap pihak terkait memberikan perhatian serius terhadap keluhan masyarakat agar kerusakan jalan tidak terus berulang.

“Sebenarnya pihak terkait pasti tahu, paham, dan mengerti keluhan masyarakat. Tapi masyarakat berharap ada tindakan nyata agar masalah ini tidak terus berulang,” pungkasnya.

Editor : iNews Lebak

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut