get app
inews
Aa Text
Read Next : BGN Tegaskan SPPG di Lebak Bisa Ditutup Jika IPAL Tak Penuhi Standar

Gedung Sekolah Rakyat di Lebak Hampir Rampung, Siap Digunakan Tahun Ajaran 2026/2027

Senin, 09 Maret 2026 | 10:40 WIB
header img
Ilustrasi Gedung Sekolah Rakyat di Panggarangan, Lebak, yang hampir rampung dan ditargetkan digunakan pada Tahun Ajaran 2026/2027. (Foto: Ai)

LEBAK iNewsLebak.id - Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat di Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Banten, hampir rampung dan ditargetkan mulai digunakan pada Tahun Ajaran 2026/2027. Fasilitas pendidikan tersebut diproyeksikan menampung ratusan siswa dari keluarga kurang mampu.

Progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Lebak saat ini dilaporkan telah mencapai sekitar 90 persen. Pemerintah menargetkan fasilitas pendidikan tersebut dapat difungsikan pada tahun ajaran baru 2026/2027.

Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Sosial Kabupaten Lebak, Lela Gifty Clerita, menyampaikan bahwa seluruh peserta didik Sekolah Rakyat nantinya akan menempati gedung baru yang berlokasi di Kecamatan Panggarangan.

"Kita memastikan semua peserta didik Sekolah Rakyat menempati gedung baru itu," kata Lela, Minggu (8/3/2026). 

Pembangunan Sekolah Rakyat di wilayah tersebut dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum pada 2025 dan kini pengerjaannya hampir selesai.

Gedung sekolah itu dilengkapi berbagai fasilitas untuk menunjang aktivitas belajar maupun kebutuhan sehari-hari para siswa. Fasilitas yang tersedia di antaranya ruang belajar, asrama, ruang tidur, ruang makan, dapur, sarana ibadah, serta lapangan olahraga.

"Kami mengapresiasi pembangunan Sekolah Rakyat berjalan lancar sesuai target rencana tahun ini dioperasikan," katanya.

Saat ini jumlah peserta didik Sekolah Rakyat di Kabupaten Lebak tercatat sebanyak 200 anak. Rinciannya, 100 siswa jenjang SMA sementara menjalani kegiatan belajar di Gedung Badan Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Rangkasbitung.

Sementara itu, sebanyak 100 siswa lainnya dari jenjang SD dan SMP saat ini masih menempati fasilitas di Komplek Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Lebak.

"Semua peserta didik Sekolah Rakyat tahun 2026 menempati gedung baru di Panggarangan," katanya.

Di sisi lain, minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di Sekolah Rakyat cukup tinggi. Hal tersebut terlihat dari banyaknya orang tua yang mendaftarkan anaknya untuk mengikuti pendidikan di program tersebut.

Ketua Koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Dinas Sosial Kabupaten Lebak, Wahyu, mengatakan proses penerimaan peserta didik dilakukan secara selektif agar program tersebut tepat sasaran.

"Kami tahun ajaran baru mulai peserta didik jenjang SD, SMP dan SMA dengan menerima 200 siswa dari keluarga Desil 1 dan 2 agar ke depannya bisa menghapus mata rantai kemiskinan," katanya.

Ia menjelaskan, calon peserta didik harus melalui tahapan validasi dan verifikasi untuk memastikan mereka benar-benar berasal dari keluarga Desil 1 dan 2. Selain itu, terdapat sejumlah persyaratan lain, seperti tidak terlibat judi daring, tidak memiliki pinjaman di bank, dan tidak memiliki kendaraan.

Editor : iNews Lebak

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut