get app
inews
Aa Text
Read Next : BGN Tegaskan SPPG di Lebak Bisa Ditutup Jika IPAL Tak Penuhi Standar

Wanita Haid Tetap Berpeluang Raih Lailatul Qadar, Ini 4 Amalan yang Bisa Dilakukan

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:00 WIB
header img
Ilustrasi seorang perempuan Muslim memperbanyak doa dan zikir untuk meraih keberkahan malam Lailatul Qadar di bulan Ramadan. (Foto: Ist)

LEBAK, iNewsLebak.id – Malam Lailatul Qadar merupakan salah satu malam paling istimewa di bulan Ramadan yang sangat dinantikan oleh umat Muslim karena memiliki keutamaan lebih baik dari seribu bulan. Namun, sebagian perempuan yang sedang mengalami haid kerap merasa khawatir tidak dapat memaksimalkan ibadah pada malam tersebut. 

Padahal, masih ada sejumlah amalan yang bisa dilakukan agar tetap mendapatkan keberkahan dan kemuliaan malam Lailatul Qadar.

Dalam ajaran Islam, Lailatul Qadar dikenal sebagai malam yang penuh kemuliaan dan keberkahan. Banyak umat Muslim memanfaatkan sepuluh malam terakhir Ramadan untuk meningkatkan ibadah seperti salat, membaca Al-Qur’an, serta berdoa guna meraih pahala yang berlipat ganda.

Namun bagi perempuan yang sedang mengalami haid, ada beberapa ibadah yang tidak dapat dilakukan, seperti salat atau membaca Al-Qur’an secara langsung. Meski demikian, kondisi tersebut tidak menutup kesempatan bagi mereka untuk tetap meraih keberkahan malam Lailatul Qadar melalui berbagai amalan lainnya.

Wanita Haid Tetap Mendapat Bagian dari Lailatul Qadar

Dalam salah satu keterangan ulama yang dinukil dari kitab Lathaiful Ma’arif, dijelaskan bahwa perempuan yang sedang haid, nifas, orang yang bepergian, bahkan orang yang tertidur sekalipun tetap dapat memperoleh bagian dari malam Lailatul Qadar selama amalnya diterima oleh Allah SWT.

قَالَ جُوَيْبِرٌ: قُلْتُ لِلضَّحَّاكِ: أَرَأَيْتَ النُّفَسَاءَ وَالْحَائِضَ وَالْمُسَافِرَ وَالنَّائِمَ لَهُمْ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ نَصِيبٌ؟ قَالَ: نَعَمْ، كُلُّ مَنْ تَقَبَّلَ اللَّهُ عَمَلَهُ سَيُعْطِيهِ نَصِيبَهُ مِنْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ.

Artinya: “Aku pernah bertanya kepada Adh-Dhahhak mengenai perempuan nifas, perempuan haid, orang yang bepergian, dan orang yang tertidur, apakah mereka mendapatkan bagian dari Lailatul Qadar? Ia menjawab, ya. Setiap orang yang Allah menerima amalnya maka akan diberi bagian dari Lailatul Qadar.”

Penjelasan tersebut menunjukkan bahwa kemuliaan malam Lailatul Qadar tidak hanya diperoleh melalui ibadah tertentu saja. Selama seseorang tetap berusaha melakukan kebaikan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, maka ia tetap memiliki peluang untuk mendapatkan keberkahan malam tersebut.

4 Amalan yang Bisa Dilakukan Wanita Haid di Malam Lailatul Qadar

Meskipun tidak dapat melaksanakan beberapa ibadah seperti salat, perempuan yang sedang haid tetap dapat mengisi malam-malam Ramadan dengan berbagai amalan yang bernilai ibadah. Berikut beberapa amalan yang dapat dilakukan.

1. Memperbanyak Zikir dan Doa

Salah satu amalan yang dapat dilakukan oleh wanita haid adalah memperbanyak zikir dan doa. Zikir seperti tasbih, tahmid, takbir, serta istighfar dapat dibaca kapan saja tanpa batasan.

Selain itu, umat Muslim juga dianjurkan membaca doa yang diajarkan Rasulullah SAW saat mencari Lailatul Qadar, yaitu doa memohon ampunan kepada Allah SWT. Dengan memperbanyak zikir dan doa, hati akan menjadi lebih tenang sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT.

2. Membaca Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW

Amalan lain yang dapat dilakukan adalah memperbanyak membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Shalawat merupakan bentuk penghormatan sekaligus doa kepada Rasulullah yang sangat dianjurkan dalam Islam.

Membaca shalawat juga diyakini dapat mendatangkan keberkahan serta pahala bagi orang yang mengamalkannya, sehingga tetap menjadi amalan yang baik dilakukan pada malam-malam Ramadan, termasuk saat mencari Lailatul Qadar.

3. Bersedekah dan Berbagi kepada Sesama

Tidak hanya ibadah yang bersifat ritual, amalan sosial juga sangat dianjurkan selama Ramadan. Bersedekah atau membantu orang lain termasuk perbuatan baik yang memiliki pahala besar.

Wanita yang sedang haid tetap dapat melakukan kebaikan ini, misalnya dengan memberikan makanan berbuka, membantu orang yang membutuhkan, atau berbagi rezeki kepada sesama. Amalan tersebut menjadi salah satu cara untuk meraih keberkahan di bulan suci.

4. Menuntut Ilmu dan Mendengarkan Kajian

Mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat seperti membaca buku keislaman, mengikuti kajian, atau mendengarkan ceramah juga termasuk amalan yang dianjurkan.

Menuntut ilmu dalam Islam merupakan hal yang sangat dianjurkan bagi setiap Muslim. Oleh karena itu, wanita yang sedang haid tetap dapat memanfaatkan malam-malam Ramadan untuk memperdalam pengetahuan agama.

Dengan berbagai amalan tersebut, perempuan yang sedang haid tetap memiliki kesempatan untuk meraih keutamaan malam Lailatul Qadar. Yang terpenting adalah menjaga niat, memperbanyak kebaikan, serta terus berusaha mendekatkan diri kepada Allah SWT meskipun sedang dalam kondisi berhalangan.

Editor : iNews Lebak

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut