get app
inews
Aa Text
Read Next : Produksi Pangan Kasepuhan Lebak Didorong Naik, Kearifan Lokal Tetap Jadi Andalan

Pola Asuh Anak di Era Sekarang, Mana yang Paling Sesuai?

Selasa, 14 April 2026 | 12:00 WIB
header img
Ilustrasi pola asuh orang tua kepada anak di era sekarang. (Foto: Freepik)

LEBAK, iNewsLebak.id - Perubahan zaman tidak hanya memengaruhi cara hidup, tetapi juga cara orang tua membesarkan anak. Lajunya perkembangan teknologi dan arus informasi yang begitu cepat, pendekatan parenting pun ikut bergeser. Pola asuh yang dulu dianggap efektif, kini belum tentu relevan untuk anak-anak yang tumbuh di era digital.

Berbagai pendekatan parenting modern pun mulai banyak diterapkan. Tidak ada satu metode yang benar-benar paling tepat untuk semua keluarga, namun memahami karakter masing-masing pola asuh bisa membantu orang tua menentukan pendekatan yang sesuai.

Authoritative

Pola asuh ini menggabungkan disiplin dengan kehangatan. Orang tua tetap menetapkan aturan yang jelas, tetapi juga membuka ruang dialog dengan anak. Dalam praktiknya, orang tua tidak hanya memberi batasan, melainkan menjelaskan alasan di baliknya dan mengajak anak berdiskusi. 

Misalnya, saat membatasi waktu penggunaan gadget, orang tua tetap memberi kesempatan anak untuk memilih waktu yang dirasa nyaman. 

Pendekatan ini umumnya cocok untuk anak usia sekolah yang mulai belajar tanggung jawab, tetapi tetap membutuhkan arahan dan dukungan emosional.

Pola Asuh Demokratis

Pendekatan ini memberi ruang bagi anak untuk terlibat dalam keputusan sederhana di rumah. Orang tua berperan sebagai pendamping yang mengarahkan, bukan pengendali penuh. Anak diajak berdiskusi, menyampaikan pendapat, dan belajar memahami konsekuensi. 

Contohnya, anak dilibatkan dalam menentukan jadwal belajar atau memilih kegiatan tambahan sesuai minatnya. 

Pola ini cocok diterapkan pada anak yang mulai mandiri, terutama usia sekolah dasar hingga remaja awal, karena membantu membangun rasa tanggung jawab dan kepercayaan diri.

Mindful Parenting

Mindful parenting menekankan pentingnya kesadaran orang tua dalam merespons anak. Di tengah kesibukan, orang tua diajak untuk tidak bereaksi secara spontan dengan emosi, tetapi lebih memahami situasi terlebih dahulu. 

Misalnya, ketika anak marah atau menangis, orang tua mencoba memahami perasaannya sebelum memberikan arahan. 

Pendekatan ini cocok untuk semua usia, terutama bagi anak yang sensitif atau sedang belajar mengenali dan mengelola emosinya.

Tech-aware Parenting

Teknologi sudah menjadi bagian dari keseharian anak. Karena itu, pendekatan yang terlalu membatasi tanpa penjelasan sering kali kurang efektif. Orang tua perlu terlibat dan mendampingi anak dalam penggunaan teknologi. 

Contohnya, dengan menetapkan aturan screen time serta mendampingi anak saat mengakses konten digital. Pola ini cocok untuk anak yang sudah mulai menggunakan gadget, agar mereka bisa belajar menggunakan teknologi secara sehat dan bertanggung jawab.

Growth-Oriented Parenting

Pendekatan ini menekankan bahwa proses belajar lebih penting daripada hasil akhir. Anak didorong untuk mencoba, menghadapi kegagalan, dan belajar dari pengalaman tersebut. Contohnya seperti orang tua tetap mengapresiasi usaha anak saat belajar meskipun hasilnya belum maksimal. 

Pola ini cocok untuk anak yang sedang membangun kepercayaan diri dan ketahanan mental, terutama dalam menghadapi tantangan akademik maupun sosial.

Values-Based Parenting

Pola asuh ini berfokus pada penanaman nilai-nilai seperti kejujuran, empati, dan tanggung jawab. Orang tua tidak hanya memberi nasihat, tetapi juga menunjukkan contoh dalam kehidupan sehari-hari, seperti dengan bersikap jujur dan konsisten dalam tindakan, termasuk saat mengakui kesalahan. 

Pendekatan ini cocok untuk semua usia karena menjadi pondasi penting dalam pembentukan karakter anak.

Editor : iNews Lebak

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut