get app
inews
Aa Text
Read Next : Produksi Pangan Kasepuhan Lebak Didorong Naik, Kearifan Lokal Tetap Jadi Andalan

Irigasi Jadi Kunci, Lebak Tancap Gas Kejar Tanam Padi 157 Ribu Hektare

Jum'at, 17 April 2026 | 11:00 WIB
header img
Petani menanam padi di area persawahan sebagai bagian dari upaya peningkatan luas tanam di Kabupaten Lebak. (foto: ist)

LEBAK, iNewsLebak.id – Ketersediaan irigasi menjadi faktor utama saat Kabupaten Lebak mempercepat realisasi luas tambah tanam (LTT) padi tahun 2026 dengan target mencapai 157 ribu hektare.

Dinas Pertanian Kabupaten Lebak terus mendorong percepatan tanam padi guna mengejar target luas tambah tanam (LTT) pada 2026.

Hingga pertengahan April 2026, realisasi LTT tercatat mencapai 44 ribu hektare atau sekitar 22 persen dari target 157 ribu hektare.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Rahmat Yuniar, mengatakan pihaknya terus bekerja sama dengan berbagai unsur agar target tersebut dapat tercapai.

“Kita terus berupaya agar LTT terus bertambah. Insya allah targeg LTT tahjn ini bisa tercapai,” kata Rahmat, kamis (16/4/2026).

Menurutnya, percepatan dilakukan melalui kolaborasi dengan petugas penyuluh lapang (PPL), Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), serta pihak terkait lainnya.

“Saat ini angka LTT sampai 14 April 2026 seluas 44 ribu hektare atau 22 persen dari 157 ribu hektare tersebut. Tentunya, jika tercapai LTT itu bisa menghasilkan gabah panen sekitar 700 ribu lebih ton dan jika dikalkulasikan pangan mencapai 440 ribu ton setara beras,” ujarnya.

Ia menegaskan, kondisi jaringan irigasi menjadi salah satu faktor penting yang sangat memengaruhi keberhasilan perluasan tanam padi di daerah.

“Pemkab Lebak berkomitmen untuk mendukung peningkatan produksi padi di tahun 2026 yang sejalan dengan upaya Pemerintah Pusat dan Provinsi Banten dalam mencapai swasembada pangan,” katanya.

Editor : iNews Lebak

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut