3. Nyamuk
Genangan air yang muncul di berbagai wadah menjadi tempat ideal bagi nyamuk untuk berkembang biak. Telur nyamuk yang sebelumnya kering akan menetas saat terkena air hujan.
Populasi yang meningkat ini berkaitan langsung dengan naiknya risiko penyakit seperti demam berdarah, malaria, dan chikungunya, terutama di wilayah padat penduduk.
4. Kecoa
Saat saluran air meluap, kecoa sering bermigrasi ke dalam rumah untuk mencari tempat yang lebih kering dan hangat. Kelembapan tinggi mempercepat siklus hidupnya sehingga jumlahnya cepat bertambah.
Meski tidak menggigit, kecoa dikenal membawa berbagai bakteri yang dapat mencemari makanan dan memicu gangguan kesehatan.
5. Lintah dan Pacet
Tanah basah dan aliran air hujan memudahkan lintah serta pacet muncul ke permukaan. Hewan penghisap darah ini biasanya menempel di kaki atau tubuh manusia, terutama di area kebun, sawah, dan halaman yang lembap.
Air liurnya mengandung zat antikoagulan yang membuat darah sulit membeku, sehingga luka bisa terus mengeluarkan darah meski setelah dilepaskan.
Editor : Imam Rachmawan
Artikel Terkait
