Mengapa Beberapa Negara Melarang Perayaan Valentine? Ini Penjelasannya

Salsabilla Putri Arlinda
Ilustrasi negara yang melarang perayaan Valentine. (Foto: Pixabay)

4. Malaysia

Berbeda dengan negara lain, Malaysia tidak memiliki undang-undang resmi yang melarang Valentine. Meski demikian, otoritas keagamaan Islam di negara tersebut pernah mengeluarkan fatwa yang menyatakan bahwa umat Muslim tidak dianjurkan merayakan Hari Valentine.

Pemerintah dan lembaga terkait juga beberapa kali mengadakan kampanye yang mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak terpengaruh perayaan yang dinilai berpotensi membawa dampak negatif terhadap moral.

Negara Lain dengan Pembatasan Sosial

Selain negara-negara di atas, ada pula beberapa wilayah di mana Valentine tidak dirayakan secara umum karena norma sosial dan agama yang kuat.

  • Afghanistan, perayaan Valentine jarang terlihat karena masyarakatnya cenderung konservatif
  • Somalia dan Mauritania, Hari Valentine bukan bagian dari tradisi masyarakat setempat.
  • Brunei, perayaan secara terbuka dianggap bertentangan dengan hukum syariah yang berlaku.
  • Qatar, Valentine tidak populer dan jarang dirayakan secara publik.

Di negara-negara tersebut, perayaan Valentine tidak sepenuhnya menjadi budaya arus utama. Faktor agama dan nilai sosial berperan besar dalam menentukan bagaimana masyarakat memandang tanggal 14 Februari.

Editor : iNews Lebak

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network