Banjir Genangi Desa Cipedang Lebak, Ratusan KK Terdampak
LEBAK, iNewsLebak.id - Sebanyak 463 kepala keluarga di Desa Cipedang, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, terdampak banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut. Hingga Senin (5/1/2026), dua kampung dilaporkan masih terisolir karena akses jalan belum bisa dilalui.
Banjir terjadi setelah Sungai Cipedang meluap sejak Sabtu (4/1/2026). Luapan air menggenangi permukiman warga serta memutus akses penghubung antar kampung.
Sekretaris Desa Cipedang, Sirojudin, mengatakan ratusan keluarga terdampak tersebar di beberapa kampung. Selain itu, dua kampung masih terisolir karena jalan utama terendam air.
“Sebanyak 463 KK terdampak dan dua kampung masih belum bisa dilalui,” kata Sirojudin.
Salah satu wilayah yang terdampak cukup parah adalah Kampung Sukamaju. Hingga Senin (5/1), air masih terlihat menggenangi sejumlah rumah warga meski kondisinya mulai berangsur surut.
Warga setempat, Carnesih, menyebut banjir mulai terjadi sejak malam hari. Menurutnya, meski air di permukiman berkurang, aktivitas warga masih terhambat.
“Air memang sudah surut, tapi jalan masih tergenang. Warga masih sulit beraktivitas,” ujarnya.
Kondisi terisolir membuat distribusi bantuan dan mobilitas warga menjadi terbatas. Beberapa warga terpaksa menunggu air benar-benar surut untuk bisa beraktivitas normal.
Untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak, relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) telah mendirikan dapur umum. Dapur umum tersebut disiapkan guna memastikan kebutuhan makan warga tetap terpenuhi selama banjir berlangsung.
Editor : Imam Rachmawan