Daftar Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa, Dari Horor hingga Animasi
5. Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1
Tayang pada 2016, film ini mencatatkan 6.858.616 penonton. Capaian tersebut menjadikannya salah satu film komedi Indonesia terlaris. Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 mengadaptasi karakter legendaris Dono, Kasino, dan Indro dalam cerita komedi dengan sentuhan yang lebih modern. Unsur nostalgia yang dipadukan dengan gaya humor baru menjadi daya tarik utama film ini bagi penonton lintas generasi.
6. Pengabdi Setan 2: Communion
Dirilis pada 2022, film ini meraih 6.390.970 penonton. Sekuel ini melanjutkan kisah keluarga yang kembali menghadapi teror gaib dengan latar rumah susun, menghadirkan nuansa horor yang lebih luas dan atmosfer mencekam.
7. Dilan 1990
Film drama romantis yang tayang pada 2018 ini mencatatkan 6.315.664 penonton dan menjadi salah satu film remaja paling populer. Kisah cinta remaja berlatar Bandung era 1990-an ini dikenal melalui dialog ikonik dan cerita yang dekat dengan pengalaman penonton, khususnya kalangan remaja.
8. Miracle in Cell No. 7
Dirilis pada 2022, film ini berhasil menarik 5.861.067 penonton. Film ini mengisahkan hubungan ayah dan anak dalam balutan drama keluarga dan hukum. Cerita yang menyentuh emosi menjadi kekuatan utama film ini dalam menarik perhatian masyarakat.
9. Vina: Sebelum 7 Hari
Film horor yang tayang pada 2024 ini mencatatkan 5.815.945 juta penonton selama masa penayangannya. Film horor Indonesia satu ini diangkat dari kisah nyata tragis pembunuhan Vina dan kekasihnya pada tahun 2016. Alur cerita yang dibangun bertahap menciptakan ketegangan hingga akhir film.
10. Dilan 1991
Sebagai kelanjutan dari Dilan 1990, film yang dirilis pada 2019 ini berhasil meraih 5.253.411 penonton. Dilan 1991 melanjutkan kisah hubungan Dilan dan Milea dengan konflik yang lebih kompleks. Cerita yang lebih emosional memberikan pendalaman karakter dan dinamika hubungan keduanya.
Deretan film Indonesia terlaris tersebut mencerminkan perkembangan perfilman nasional yang kian diminati masyarakat, sekaligus membuka ruang bagi lahirnya karya-karya yang semakin beragam dan relevan.
Melalui apresiasi dan dukungan terhadap film produksi dalam negeri, masyarakat diharapkan dapat terus menjadi bagian dari pertumbuhan industri perfilman nasional.
Editor : Imam Rachmawan