Catat Lokasinya! Ini 5 Jalur Rawan Longsor di Lebak Saat Curah Hujan Tinggi
Selain itu, jalur Bayah–Cikotok juga termasuk daerah rawan longsor. Ruas jalan ini menghubungkan kawasan pesisir selatan dengan wilayah interior Kabupaten Lebak, sehingga menjadi salah satu rute utama perjalanan masyarakat. Curah hujan yang tinggi di wilayah ini dapat menggerus struktur tanah tebing, meningkatkan risiko longsor yang mengancam keselamatan pengguna jalan.
Terakhir adalah ruas Picung–Malingping–Simpang, yang membentang di daerah pegunungan dan menjadi akses penting antarwilayah. Seiring peningkatan curah hujan, pergerakan tanah di sepanjang jalur ini menjadi hal yang perlu diwaspadai oleh para pengendara.
Ruas-ruas jalan yang rawan longsor ini memiliki satu kesamaan, yakni topografi yang didominasi perbukitan dan pegunungan. Kondisi tersebut membuat struktur tanah menjadi lebih mudah tergerus ketika hujan deras turun dalam waktu yang cukup lama.
Curah hujan tinggi dapat membuat tanah menjadi jenuh air, sehingga kekuatan penyangga tanah berkurang dan memicu longsor.
Peristiwa longsor yang menutup badan jalan dapat mengganggu arus lalu lintas dan berpotensi membahayakan pengendara, terutama jika material longsor jatuh secara tiba-tiba.
Keterbatasan sistem drainase di beberapa titik jalan turut memperparah risiko ini, karena aliran air tidak dapat ditampung dengan baik dan mempercepat erosi tanah di tebing jalan.
Editor : Imam Rachmawan