Ragam Festival Budaya Banten yang Wajib Dikunjungi, Ada yang Digelar Setiap Tahun!
Antropolog budaya, Dr. Intan Permata Sari, M.A., dosen Antropologi Universitas Padjadjaran dan lulusan University of Leiden, menyebut Seba Baduy sebagai simbol budaya hidup. “Seba Baduy bukan sekadar ritual, tetapi refleksi filosofi hidup masyarakat adat,” jelasnya.
Seren Taun, Tradisi Syukur Panen Masyarakat Banten
Seren Taun juga termasuk Festival Budaya Banten yang Wajib Dikunjungi oleh wisatawan. Festival ini merupakan tradisi ungkapan syukur atas hasil panen. Biasanya digelar dengan pertunjukan seni dan ritual adat.
Wisatawan dapat menyaksikan prosesi adat yang penuh simbolisme. Selain itu, festival ini menjadi sarana edukasi budaya bagi pengunjung. Nilai gotong royong sangat terasa dalam setiap rangkaian acara.
Berdasarkan jurnal Kajian Budaya Lokal Indonesia, Seren Taun berperan penting dalam menjaga solidaritas sosial masyarakat agraris. Penelitian tersebut menegaskan bahwa festival budaya mampu memperkuat kohesi sosial. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan budaya.
Festival Pesisir dan Tradisi Maritim Banten
Wilayah pesisir Banten juga memiliki Festival Budaya Banten yang Wajib Dikunjungi. Tradisi nadran laut atau pesta laut kerap digelar sebagai ungkapan syukur nelayan. Festival ini biasanya diiringi doa bersama dan pertunjukan seni.
Wisatawan dapat menikmati suasana khas pesisir yang autentik. Tradisi ini memperlihatkan hubungan erat masyarakat dengan laut. Selain budaya, festival pesisir juga memperkenalkan kuliner lokal.
Dokumen Kementerian Pariwisata menyebut festival pesisir sebagai potensi wisata unggulan. Tradisi maritim dinilai mampu meningkatkan kunjungan wisatawan. Banten menjadi salah satu provinsi yang aktif mengembangkan wisata berbasis budaya pesisir.
Editor : Imam Rachmawan