get app
inews
Aa Text
Read Next : Imlek 2026 Dirayakan di Berbagai Negara, Ini Ragam Tradisi dan Ciri Khasnya

Tak Perlu Minder, Ini Cara Cegah Bau Mulut Saat Puasa

Kamis, 19 Februari 2026 | 10:00 WIB
header img
Ilustrasi, bau mulut saat puasa bisa menurunkan rasa percaya diri saat berbicara dengan orang lain. (Foto: Istimewa).

LEBAK, iNewsLebak.id - Menjalani puasa seharusnya terasa tenang dan penuh keyakinan. Namun bagi sebagian orang, munculnya bau mulut justru menjadi kekhawatiran tersendiri saat beraktivitas atau berbicara dengan orang lain. 

Bau mulut selama berpuasa erat kaitannya dengan menurunnya produksi air liur. Saat tidak ada makanan dan minuman yang masuk dalam waktu lama, kelembapan alami rongga mulut ikut berkurang. Padahal, air liur berperan membantu membersihkan sisa makanan sekaligus mengendalikan pertumbuhan bakteri.

Ketika mulut menjadi kering, bakteri lebih mudah berkembang. Aktivitas bakteri inilah yang kemudian menghasilkan gas beraroma tidak sedap sehingga napas terasa kurang segar.

Agar napas tetap segar sepanjang hari, beberapa langkah berikut dapat diterapkan:

1. Jaga kebersihan gigi dan mulut secara rutin

Perawatan mulut menjadi langkah utama yang tidak boleh diabaikan:

- Sikat gigi dua kali sehari, setelah sahur dan setelah berbuka, menggunakan sikat berbulu lembut dan pasta gigi berfluoride.

- Bersihkan permukaan lidah karena bagian ini kerap menjadi tempat berkumpulnya bakteri.

- Gunakan benang gigi untuk mengangkat sisa makanan di sela-sela gigi.

- Pilih obat kumur tanpa alkohol agar tidak membuat mulut semakin kering.

2. Cukupi kebutuhan cairan

Meski berpuasa, kebutuhan cairan harian tetap harus terpenuhi. Mengonsumsi sekitar 8 gelas air putih yang dibagi antara waktu berbuka hingga sahur dapat membantu menjaga kelembapan rongga mulut dan mendukung produksi air liur.

3. Perbanyak buah dan sayur

Buah serta sayuran mengandung air dan berbagai nutrisi yang membantu menjaga kesehatan mulut. Kandungan air di dalamnya turut membantu merangsang produksi air liur sehingga pertumbuhan bakteri bisa ditekan.

4. Batasi makanan manis dan beraroma tajam

Makanan tinggi gula dapat mempercepat pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut. Begitu pula makanan beraroma kuat yang baunya dapat bertahan lama di rongga mulut.

5. Hentikan kebiasaan merokok

Merokok dapat memperparah bau mulut sekaligus meningkatkan risiko gangguan pada gusi. Mengurangi atau menghentikan kebiasaan ini akan membantu menjaga kesehatan mulut secara keseluruhan.

Dengan menjaga kebersihan mulut, mencukupi kebutuhan cairan, serta memperhatikan pola makan, bau mulut saat puasa bisa diminimalkan. Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat membantu menjaga rasa percaya diri selama menjalani ibadah.

Editor : iNews Lebak

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut