get app
inews
Aa Text
Read Next : BGN Tegaskan SPPG di Lebak Bisa Ditutup Jika IPAL Tak Penuhi Standar

Panduan Buka Puasa Sehat untuk Ibu Hamil agar Janin Tetap Terpenuhi Gizinya

Selasa, 24 Februari 2026 | 16:00 WIB
header img
Ilustrasi panduan buka puasa sehat untuk ibu hamil agar janin tetap terpenuhi gizinya. (Foto: Unsplash)

LEBAK, iNewsLebak.id - Panduan buka puasa sehat untuk ibu hamil menjadi informasi penting saat Ramadan, karena kebutuhan nutrisi ibu dan janin tetap harus terpenuhi meski waktu makan terbatas. Dengan pemilihan menu yang tepat, ibu hamil tetap bisa menjalankan puasa secara aman setelah berkonsultasi dengan dokter.

Puasa saat hamil pada dasarnya diperbolehkan jika kondisi ibu sehat dan tidak memiliki komplikasi. Namun, pola berbuka harus dirancang agar energi kembali stabil tanpa memicu lonjakan gula darah.

Prinsip Dasar Panduan Buka Puasa Sehat untuk Ibu Hamil

Dalam menyusun panduan buka puasa sehat untuk ibu hamil, ada beberapa prinsip utama yang perlu diperhatikan:

  • Utamakan makanan mudah dicerna saat awal berbuka
  • Pilih sumber energi bertahap, bukan gula sederhana berlebihan
  • Pastikan ada protein, serat, dan lemak sehat dalam satu waktu makan
  • Cukupi cairan minimal 8-10 gelas antara berbuka hingga sahur

Ibu hamil tidak dianjurkan langsung makan dalam porsi besar. Makan berlebihan justru bisa memicu mual, kembung, dan asam lambung naik.

Tahapan Berbuka yang Dianjurkan untuk Ibu Hamil

Berikut pola berbuka yang disarankan dalam panduan buka puasa sehat untuk ibu hamil:

1. Awali dengan yang Manis Alami

  • 1–3 butir kurma
  • Air putih hangat

Kurma mengandung gula alami, zat besi, dan serat yang membantu mengembalikan energi secara perlahan.

2. Makanan Ringan Bergizi

  • Sup hangat
  • Smoothies tanpa gula tambahan
  • Salad buah segar

Tahap ini membantu sistem pencernaan beradaptasi setelah seharian kosong.

3. Makan Utama Bergizi Seimbang

  • Karbohidrat kompleks
  • Protein
  • Sayur
  • Lemak sehat

Daftar Menu dalam Panduan Buka Puasa Sehat untuk Ibu Hamil

1. Sayur dan Buah Kaya Serat

Bayam, Brokoli, Wortel, Jeruk, Pisang. Manfaat mengonsumsi sayur dan buah kaya serat untuk ibu hamil adalah mencegah sembelit, mendukung perkembangan janin serta menjadi sumber vitamin dan mineral. 

2. Sumber Zat Besi

Kebutuhan zat besi meningkat dua kali lipat selama kehamilan karena berperan penting dalam pembentukan hemoglobin yang membantu menyalurkan oksigen ke janin. Asupan zat besi dapat diperoleh dari daging merah tanpa lemak, ikan rendah merkuri, kacang-kacangan, dan bayam untuk mendukung kesehatan ibu dan perkembangan janin.

3. Protein Nabati dan Hewani

Protein berperan penting dalam pembentukan jaringan tubuh bayi selama kehamilan. Sumber protein yang baik antara lain tahu dan tempe, telur matang, ayam tanpa kulit, serta ikan yang dimasak hingga matang sempurna. Ibu hamil disarankan menghindari makanan setengah matang karena berisiko menyebabkan infeksi.

4. Karbohidrat Kompleks

Karbohidrat kompleks membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil selama kehamilan karena dicerna lebih lambat sehingga energi bertahan lebih lama. Sumber karbohidrat kompleks yang baik antara lain nasi merah, ubi rebus, kentang rebus, dan roti gandum untuk mendukung kebutuhan energi ibu dan perkembangan janin.

5. Kalsium

Janin menyerap kalsium dari tubuh ibu untuk mendukung pertumbuhan tulang dan gigi. Oleh karena itu, ibu hamil perlu mencukupi asupan kalsium dari sumber seperti susu, yoghurt, keju, dan sayuran hijau guna menjaga kesehatan ibu dan perkembangan janin.

6. Lemak Sehat

Lemak sehat berperan penting dalam mendukung perkembangan otak janin selama kehamilan. Sumber lemak sehat dapat diperoleh dari alpukat, ikan sarden, dan kacang-kacangan, sementara konsumsi gorengan berlebihan sebaiknya dihindari karena kurang baik bagi kesehatan ibu dan janin.

Contoh Menu Kombinasi Seimbang

Berikut contoh praktis sesuai panduan buka puasa sehat untuk ibu hamil:

Menu 1: 

  • Kurma + air putih
  • Sup ayam sayur
  • Nasi merah + ikan bakar
  • Tumis bayam
  • Yogurt

Menu 2: 

  • Smoothies buah tanpa gula
  • Ubi rebus
  • Tempe kukus
  • Salad sayur

Menu 3: 

  • Bubur kacang hijau
  • Roti gandum isi telur
  • Gado-gado

Makanan yang Perlu Dihindari Saat Berbuka

Dalam panduan ini, ibu hamil disarankan menghindari:

  • Makanan terlalu pedas
  • Makanan tinggi gula tambahan
  • Gorengan berlebihan
  • Makanan mentah atau setengah matang
  • Minuman berkafein tinggi

Makanan tersebut bisa memicu gangguan pencernaan atau berisiko pada janin.

Apakah Ibu Hamil Harus Makan Lebih Banyak Saat Berbuka?

Tidak. Dalam panduan buka puasa sehat untuk ibu hamil, porsi kecil namun bertahap lebih dianjurkan dibanding makan besar sekaligus. Pola ini membantu menjaga kadar gula darah dan mencegah mual.

Kapan Harus Membatalkan Puasa?

Segera batalkan puasa jika mengalami:

  • Pusing berat
  • Lemas berlebihan
  • Mual muntah parah
  • Gerakan janin berkurang
  • Tanda dehidrasi

Kesehatan ibu dan bayi tetap menjadi prioritas utama.

Panduan buka puasa sehat untuk ibu hamil menekankan pentingnya makanan bergizi seimbang, cukup cairan, serta porsi makan bertahap saat berbuka. Dengan memilih karbohidrat kompleks, protein, zat besi, kalsium, serta lemak sehat, ibu dapat menjaga kondisi tubuh tetap stabil selama Ramadan.

Sebelum memutuskan berpuasa, konsultasikan kondisi kehamilan dengan dokter kandungan agar mendapatkan rekomendasi yang sesuai trimester dan riwayat kesehatan.

Puasa bukan hanya soal menahan lapar, tetapi juga menjaga amanah kesehatan ibu dan buah hati.

Editor : iNews Lebak

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut