Sikat Gigi Membatalkan Puasa? Ini Penjelasan Hukum dan Waktu Terbaiknya
Tips Menyikat Gigi Agar Puasa Tetap Sah
Agar ibadah tetap terjaga, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menyikat gigi ketika berpuasa:
-Gunakan pasta gigi secukupnya. Tidak perlu berlebihan karena busa yang terlalu banyak dapat meningkatkan risiko tertelan.
-Sikat gigi dengan gerakan perlahan dan tidak tergesa-gesa. Cara ini membantu mengurangi kemungkinan air atau busa masuk ke bagian tenggorokan.
-Berkumurlah dengan hati-hati dan gunakan air secukupnya. Pastikan seluruh sisa pasta gigi dibuang dan tidak ada yang tertelan.
-Jika masih merasa ragu, menyikat gigi hanya dengan air bersih tanpa pasta juga sudah cukup membantu menjaga kebersihan mulut.
Alternatif Menggunakan Siwak
Selain sikat gigi modern, terdapat pula siwak yang telah lama digunakan dalam tradisi Islam. Penggunaan siwak diperbolehkan saat berpuasa selama tidak ada serpihan yang tertelan. Selain membantu membersihkan gigi, siwak juga dikenal mampu menyegarkan napas secara alami.
Pentingnya Menjaga Kebersihan Mulut Saat Puasa
Saat berpuasa, produksi air liur cenderung berkurang sehingga mulut menjadi lebih kering. Kondisi ini dapat memicu pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut dan meningkatkan risiko masalah gigi.
Karena itu, menjaga kebersihan mulut tetap penting selama Ramadan. Membersihkan gigi setelah sahur dan melakukannya dengan hati-hati di siang hari dapat membantu menjaga kesehatan sekaligus memastikan puasa tetap sah.
Dengan memahami hukum dan cara yang tepat, umat Muslim tidak perlu lagi ragu untuk menyikat gigi saat berpuasa. Kuncinya adalah kehati-hatian dan memilih waktu yang paling aman agar ibadah tetap berjalan dengan tenang dan nyaman.
Editor : iNews Lebak