Rumah Aspirasi Bupati Lebak Ditutup Pemilik Bangunan, Diduga Ada Aktivitas Tak Semestinya
“Betul, rumah aspirasi itu saya tutup karena sering dipakai hal-hal yang tidak benar,” tegasnya.
Ia mengaku kerap menerima laporan adanya pejabat pemerintah yang datang ke lokasi menggunakan kendaraan dinas berpelat merah. Para pejabat tersebut disebut berkumpul di rumah aspirasi tersebut.
Menurutnya, beberapa tokoh masyarakat juga melaporkan bahwa pihak yang ingin bertemu dengan Bupati Lebak harus melalui relawan yang mengelola rumah aspirasi tersebut.
Dia juga menyoroti keberadaan relawan politik yang masih aktif setelah Pilkada berakhir. Ia menilai relawan seharusnya tidak lagi beraktivitas setelah kontestasi politik selesai.
“Di berbagai daerah, setelah selesai Pilkada para relawan itu harus membubarkan diri, bukannya terus eksis,” katanya.
Ia menilai keberadaan relawan yang terus berada di sekitar kepala daerah berpotensi mengganggu kewibawaan pemerintahan.
Editor : iNews Lebak