get app
inews
Aa Text
Read Next : BGN Tegaskan SPPG di Lebak Bisa Ditutup Jika IPAL Tak Penuhi Standar

Produksi Lampaui Kebutuhan, Lebak Kantongi Surplus Beras 54 Ribu Ton

Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB
header img
Produksi beras di kabupaten lebak melampaui kebutuhan, menghasilkan surplus yang memperkuat ketahanan pangan daerah. (foto: ist)

LEBAK, iNewsLebak.id – Produksi beras di Kabupaten Lebak pada triwulan pertama 2026 tercatat melampaui kebutuhan masyarakat, menghasilkan surplus hingga 54 ribu ton yang memperkuat ketahanan pangan daerah.

Capaian tersebut disampaikan Dinas Pertanian Kabupaten Lebak berdasarkan realisasi produksi padi selama periode Januari hingga Maret 2026 yang menunjukkan tren positif, meski luas tanam belum sepenuhnya mencapai target tahunan.

Kepala Dinas Pertanian Lebak, Rahmat Yuniar, mengatakan realisasi luas tanam padi pada triwulan pertama tercatat sebesar 26.340 hektar atau sekitar 21,22 persen dari target tahunan.

“Pada periode Januari sampai dengan Maret 2026, realisasi luas tanam padi tercatat sebesar 26.340 hektar atau sekitar 21,22 persen dari target tahunan,” katanya, Selasa (7/4/2026).

Sementara itu, luas panen justru lebih tinggi, mencapai 39.223 hektar atau sekitar 32,37 persen. Kondisi ini dipengaruhi oleh panen dari masa tanam sebelumnya yang jatuh pada awal tahun.

“Sebagian luas panen tersebut merupakan hasil tanam dari periode sebelumnya, sehingga realisasi panen terlihat lebih tinggi dibandingkan tanam pada triwulan pertama,” jelasnya.

Dari total luas panen tersebut, produksi padi yang dihasilkan mencapai 176.855 ton dalam bentuk gabah kering panen (GKP). Jumlah tersebut setara dengan 146.860 ton gabah kering giling (GKG) dan menghasilkan sekitar 92.860 ton beras siap konsumsi.

Jika dibandingkan dengan kebutuhan masyarakat yang tercatat sebesar 38.563 ton hingga Maret 2026, produksi tersebut menghasilkan surplus beras yang cukup signifikan.

“Dari hasil produksi tersebut, terdapat surplus beras sebesar 54.296 ton,” ujarnya.

Dengan capaian itu, kondisi ketahanan pangan di Kabupaten Lebak dinilai berada dalam situasi yang aman dan terkendali.

“Dengan demikian, kondisi ketersediaan beras di Kabupaten Lebak pada triwulan pertama tahun 2026 berada dalam kondisi aman, dengan surplus yang diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan selama kurang lebih 4,2 bulan ke depan,” pungkasnya.

Editor : iNews Lebak

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut