Aktivitas Truk Tambang Picu Kekacauan Lalu Lintas, HMI Serang Soroti Kinerja Pemkab

Syifa Putri Anandhini
Pemkab Dimas Noto J.K, Ketua Bidang ESDM & LH HMI Cabang Serang menyatakan kemacetan lalu lintas diakibatkan oleh meningkatnya truk tambang. (Foto: inews)

HMI Cabang Serang menuntut Pemkab Serang segera mengambil langkah tegas dengan menetapkan pembatasan jam operasional, batas tonase, dan jalur khusus truk tambang. Selain itu, mereka juga meminta pemerintah daerah memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kota Cilegon dan Pemerintah Provinsi Banten agar distribusi material tambang tidak terus menimbulkan kekacauan lalu lintas.

Organisasi mahasiswa tersebut juga mendesak aparat kepolisian dan Dinas Perhubungan untuk menindak tegas kendaraan tambang yang melintas di jalur pemukiman dan merusak fasilitas publik.

“Jika pemerintah terus diam, kami akan membuka posko aduan masyarakat dan turun langsung ke lapangan bersama warga. Rakyat tidak boleh dibiarkan menghadapi dampak kebijakan lintas daerah tanpa perlindungan,” tambah Dimas.

HMI Cabang Serang menilai lemahnya respons Pemkab Serang menunjukkan minimnya visi mitigasi lingkungan dan transportasi lintas wilayah. Mereka menegaskan bahwa Pemkab harus lebih aktif dalam mencari solusi terhadap dampak sosial dan ekologis yang muncul akibat kebijakan penutupan tambang di Parung Panjang.

“Kami tegaskan, pembangunan ekonomi tidak boleh dibayar dengan kerusakan lingkungan dan penderitaan rakyat. Pemerintah daerah harus segera bertanggung jawab,” tutupnya.

Editor : Imam Rachmawan

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network