Curah Hujan Meningkat, BPBD Lebak Imbau Warga Waspada Banjir dan Longsor

Salsabilla Putri Arlinda
Longsor Gunung Walang menutup total Jalan Pasir Kuray–Cisitu, Lebak. (Foto: iNews)

LEBAK, iNewsLebak.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Banten, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir dan tanah longsor. Peningkatan curah hujan yang melanda dalam beberapa hari terakhir ini berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah rawan.

Kepala BPBD Kabupaten Lebak, Sukanta, mengatakan bahwa intensitas hujan diperkirakan masih akan meningkat dalam beberapa hari ke depan dan dapat memicu terjadinya banjir, longsor, serta pergerakan tanah.

“Curah hujan intensitas sedang melanda wilayah Kabupaten Lebak Sejak Senin dini hari hingga pagi ini masih berlangsung,” kata Sukanta di Lebak, Senin (12/1/2026).

BPBD meminta masyarakat, khususnya warga yang tinggal di daerah rawan bencana, agar tetap siaga dan memantau perkembangan kondisi cuaca. Warga diimbau untuk segera mengungsi ke lokasi yang lebih aman apabila hujan dengan intensitas lebat disertai angin kencang terus berlangsung guna mengurangi risiko korban jiwa. 

"Kami berharap warga tetap tenang dan waspada jika curah hujan terus meningkat," lanjutnya menjelaskan.

Menurut Sukanta, Kabupaten Lebak memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana banjir dan longsor. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh faktor geografis wilayah yang didominasi daerah aliran sungai, pegunungan, serta perbukitan.

Sebagai langkah kesiapsiagaan, BPBD Kabupaten Lebak menyiagakan posko utama kebencanaan dengan melibatkan sekitar 35 orang. Selain itu, BPBD juga didukung oleh relawan kebencanaan di setiap kecamatan, dengan total 28 relawan yang tersebar di wilayah Kabupaten Lebak.

BPBD juga menyiapkan berbagai peralatan evakuasi dan penyelamatan untuk penanganan pascabencana. Peralatan tersebut meliputi kendaraan roda dua dan roda empat, perahu karet, pelampung, gergaji mesin, tenda, tambang, serta logistik darurat lainnya.

Dalam penanganan kebencanaan, BPBD Kabupaten Lebak melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi terkait, di antaranya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Kepolisian, TNI, Basarnas, BNPB, serta lembaga lainnya.

"Kita bergerak cepat melakukan evakuasi ke lapangan setelah menerima laporan adanya bencana alam itu," kata Sukanta.

Selain itu, BPBD Kabupaten Lebak juga melakukan pemantauan intensif terhadap wilayah-wilayah yang selama ini tercatat rawan banjir dan longsor dengan melakukan pemantauan yang dilakukan melalui laporan adanya bencana.

BPBD Kabupaten Lebak mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kejadian bencana atau potensi bencana melalui aparat setempat agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.

Editor : Imam Rachmawan

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network