Ketika tubuh tidak mendapatkan suplai makanan dalam beberapa jam, ia mulai menyesuaikan diri dengan menggunakan cadangan energi yang tersedia. Pada fase inilah autofagi menjadi lebih aktif.
Bagaimana Puasa Memicu Autofagi
Saat seseorang makan secara teratur, tubuh memperoleh energi dari glukosa hasil pemecahan karbohidrat. Namun ketika tidak ada asupan makanan selama beberapa waktu, kadar gula darah dan hormon insulin menurun. Tubuh kemudian beralih menggunakan cadangan energi, seperti lemak.
Perubahan kondisi metabolisme ini menjadi salah satu pemicu meningkatnya aktivitas autofagi. Sel yang kekurangan nutrisi akan “mencari” sumber daya dari dalam dirinya sendiri dengan membersihkan bagian yang sudah tidak efisien.
Secara sederhana, puasa memberi kesempatan bagi tubuh untuk melakukan perawatan internal. Alih-alih terus-menerus fokus pada proses pencernaan, tubuh mengalihkan sebagian energinya untuk memperbaiki dan mendaur ulang sel.
Peran Autofagi bagi Kesehatan
Autofagi berperan dalam menjaga kualitas sel agar tetap optimal. Dengan membersihkan komponen yang rusak, risiko penumpukan zat yang berpotensi mengganggu fungsi sel dapat ditekan.
Editor : iNews Lebak
Artikel Terkait
