Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Produksi Pangan Kasepuhan Lebak Didorong Naik, Kearifan Lokal Tetap Jadi Andalan
Advertisement . Scroll to see content

Stasiun Rangkasbitung: Saksi Seabad Perjalanan Warga Banten

Kamis, 16 Oktober 2025 | 11:00 WIB
  • author Syifa Putri Anandhini
Stasiun Rangkasbitung: Saksi Seabad Perjalanan Warga Banten
Gaya arsitektur Stasiun Rangkasbitung yang khas  menjadi saksi perjalanan panjang transportasi di Banten. (foto: istimewa)

Letaknya yang strategis di pusat kota membuat stasiun selalu ramai. Dari pagi hingga malam, aktivitas di sini menggambarkan dinamika kehidupan warga Rangkasbitung yang terus bergerak.

 

Transformasi & Penurunan Jalur Lama

 

Seiring perkembangan transportasi darat dan munculnya moda lain (bus, angkutan jalan), jalur-rute kereta yang dulunya ramai mulai mengalami penurunan.

 

Jalur Rangkasbitung–Labuan sempat aktif hingga sekitar tahun 1984, lalu ditutup karena kalah bersaing. 

 

Era lokomotif uap resmi berakhir di Indonesia pada tahun 1984, dan depo lokomotif uap di Rangkasbitung dipensiunkan. 

 

Dengan hadirnya KRL (Kereta Rel Listrik), jalur listrik antara Maja dan Rangkasbitung mulai dibangun sejak 2015, dan layanan KRL Tanah Abang–Rangkasbitung baru diresmikan 1 April 2017. 

Editor: Imam Rachmawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut