Anggota DPRD Banten Cekcok dengan Massa Aksi, Ketua DPD HIMMA Lebak: Mencoreng Marwah
LEBAK, iNewsLebak.id - Insiden cekcok antara massa aksi dengan seorang anggota DPRD Provinsi Banten kembali memperlihatkan wajah buram relasi antara wakil rakyat dan masyarakat yang diperjuangkannya.
Anggota DPRD Provinsi Banten, Musa Weliansyah, yang juga diketahui menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II secara tiba-tiba mendatangi massa aksi yang tengah berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Banten, menuntut perbaikan jalan rusak di Kampung Nambo akibat aktivitas kendaraan berat (jayamix) dalam pelaksanaan program bangun jalan desa sejahtera (Bang Andra).
Alih-alih menunjukkan sikap sebagai pelayan publik, Wakil Ketua komisi II DPRD Provinsi Banten tersebut justru berbicara dengan nada tinggi, menunjuk-nunjuk wajah rakyat, bahkan melontarkan kata-kata ente boloon (kamu goblok) kepada masyarakat yang sedang memperjuangkan hak dasarnya atas infrastruktur yang layak.
Tindakan tersebut menuai kecaman keras dari berbagai pihak, salah satunya dari Ketua DPD HIMMA Kabupaten Lebak, Agus Jubaedi. Agus menilai sikap Musa bukan hanya tidak beretika, tetapi juga mencederai prinsip dasar demokrasi dan fungsi representasi DPRD.
"Ini bukan hanya cekcok biasa. Ini adalah potret arogansi wakil rakyat. Ketika rakyat menuntut hak atas jalan yang rusak akibat satu kebijakan provinsi, yang mereka terima justru makian dari wakil rakyat," tegas Agus Jubaedi. Jum'at (16/1/2026).
Editor : U Suryana