get app
inews
Aa Text
Read Next : Pemkab Lebak Klaim Ketersediaan LPG 3 Kg Aman Jelang Ramadan

SDN Gerendong 1 Pandeglang Disegel Ahli Waris, Proses Belajar Terancam Dihentikan

Senin, 19 Januari 2026 | 15:14 WIB
header img
SDN Gerendong 1 Pandeglang disegel oleh pihak ahli waris akibat sengketa lahan yang belum selesai.

PANDEGLANG, iNewsLebak.id - Aktivitas belajar mengajar di SDN Gerendong 1, Kecamatan Koroncong, Kabupaten Pandeglang, terancam terganggu akibat penyegelan sekolah oleh pihak yang mengaku sebagai ahli waris lahan. Penyegelan tersebut terjadi pada Senin (19/1/2026) dan berkaitan dengan sengketa kepemilikan tanah.

Meski demikian, kegiatan belajar masih berlangsung di dalam lingkungan sekolah. Namun kondisi tersebut dibayangi kekhawatiran karena sekolah dapat ditutup sewaktu-waktu.

Penyegelan dilakukan oleh pihak ahli waris yang mengklaim sebagai pemilik sah lahan tempat sekolah berdiri. Sengketa tersebut melibatkan perorangan dengan Pemerintah Kabupaten Pandeglang dan belum menemukan penyelesaian.

Pada pagi hari, gerbang sekolah sempat ditutup sehingga siswa dan guru tidak dapat langsung masuk. Setelah dilakukan mediasi sementara, gerbang kembali dibuka dan aktivitas belajar diperbolehkan berjalan.

Kuasa hukum ahli waris, Zainal Abidin, menyatakan kliennya memiliki bukti kepemilikan lahan yang sah. Ia menegaskan hingga kini belum ada ganti rugi atas pemanfaatan tanah tersebut untuk fasilitas pendidikan.

“Klien kami memiliki bukti kepemilikan tanah yang sah dan selama ini rutin membayar pajak setiap tahunnya. Namun sampai sekarang belum ada ganti rugi atas penggunaan lahan tersebut,” ujar Zainal Abidin.

Sementara itu, Kepala SDN Gerendong 1, Karniti, mengaku penyegelan dilakukan tanpa pemberitahuan resmi kepada pihak sekolah. Ia menyebut kondisi tersebut menimbulkan keresahan di kalangan guru dan orang tua siswa.

Karniti menyampaikan, sekolah terpaksa mempertimbangkan opsi meliburkan siswa jika persoalan terus berlarut-larut. Ia menilai ketidakpastian ini dapat berdampak langsung pada hak anak untuk memperoleh pendidikan.

“Kami berharap ada solusi secepatnya. Anak-anak seharusnya bisa belajar dengan tenang tanpa dibayangi konflik,” ujarnya.

Pihak sekolah berharap Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Pandeglang segera turun tangan. Langkah cepat dinilai penting agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan aman dan kondusif.

 

Editor : Imam Rachmawan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut