Main Beleson Berujung Petaka, Dua Anak di Lebak Alami Luka Bakar
Ia menyebut api menyambar hampir seluruh tubuh korban.
“Yang kebakar muka, tangan, kaki. Hampir sekujur tubuh. Kejadiannya sekitar jam tiga sore, langsung kami bawa ke klinik terdekat di Babakan,” ujarnya.
Saat ini kedua korban menjalani perawatan intensif di Unit Gawat Darurat Klinik Antasari Farma Rangkasbitung. Kondisi mereka terus dipantau tim medis untuk mencegah infeksi dan komplikasi.
Beleson merupakan permainan tradisional menyerupai meriam kecil yang dibuat dari bahan bekas seperti kaleng, botol atau paralon dan menggunakan spiritus sebagai bahan bakar.
Permainan ini kerap muncul saat Ramadan karena menghasilkan suara letupan keras. Namun sifat spiritus yang mudah menguap membuat api sulit dikendalikan dan berisiko memicu ledakan, terutama di lingkungan permukiman.
Wakil Pimpinan DPRD Lebak, Acep Dimyati, menegaskan perlunya pengawasan terhadap permainan tersebut.
“Belesonan sangat berbahaya, harus segera ditindaklanjuti agar tidak ada lagi korban. Perlu ada pengawasan dan imbauan serius, apalagi ini momentum Ramadan,” tegasnya.
Editor : iNews Lebak