BHR untuk Ojol di Lebak Dinilai Belum Merata, Ada yang Tak Terima hingga Nominal Berbeda
LEBAK, iNewsLebak.id – Pemberian Bantuan Hari Raya (BHR) bagi pengemudi ojek online (ojol) di Kabupaten Lebak menjelang Idulfitri 1447 Hijriah dinilai belum merata. Sejumlah pengemudi mengaku tidak semua driver menerima bantuan tersebut, sementara nominal yang diterima juga berbeda-beda.
Sejumlah pengemudi ojek online di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak menyampaikan bahwa tidak semua driver menerima Bantuan Hari Raya tersebut. Selain itu, nilai bantuan yang diberikan juga berbeda-beda antar pengemudi.
Salah satu pengemudi ojol yang menggunakan aplikasi Grab dan Maxim, Iwan, mengatakan dirinya hanya memperoleh bantuan dari salah satu aplikasi yang ia gunakan.
“Dari Grab saya dapat BHR sebesar Rp150 ribu. Tapi dari Maxim saya tidak dapat bantuan apa pun,” ujarnya di Rangkasbitung, Rabu (11/3/2026).
Menurut Iwan, kebijakan tersebut dinilai belum sepenuhnya merata karena masih ada pengemudi lain yang tidak memperoleh bantuan serupa. Ia juga menyoroti perbedaan nominal bantuan yang diterima oleh para pengemudi.
“Menurut saya BHR ini kurang tepat, karena tidak semua pengemudi ojol mendapatkannya. Selain itu jumlah yang diterima juga berbeda-beda,” katanya.
Sementara itu, pengemudi ojol lainnya, Epi, yang menggunakan aplikasi Maxim mengaku tidak termasuk penerima bantuan hari raya tersebut.
Meski tidak menerima bantuan, Epi menilai program tersebut tetap memberi dampak positif bagi pengemudi yang memperolehnya, terutama untuk membantu kebutuhan menjelang perayaan Idulfitri.
Editor : iNews Lebak