Lebak Siapkan 10.000 Hektare Kawasan Industri, Hilirisasi Didorong untuk Serap Tenaga Kerja
Di sisi lain, peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) juga mulai diperkuat, khususnya dalam mendukung sektor pertanian melalui penyerapan gabah petani menggunakan fasilitas Rice Milling Unit (RMU).
Untuk menarik minat investasi, pemerintah daerah juga menyiapkan kemudahan perizinan melalui sistem digital terintegrasi agar proses menjadi lebih cepat dan efisien bagi investor.
“Kehadiran investor akan menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus membuka lapangan kerja dan mempercepat pengentasan kemiskinan,” jelasnya.
Dari sisi pendukung, akses infrastruktur di Kabupaten Lebak dinilai semakin memadai, didukung tol Serang–Panimbang, Commuter Line Rangkasbitung–Jakarta, serta kedekatan dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Pemerintah daerah optimistis arus investasi akan meningkat dalam beberapa tahun ke depan seiring dengan peningkatan aksesibilitas dan kepastian regulasi.
“Kawasan industri hilirisasi ini diharapkan menjadi motor ekonomi baru di wilayah tengah Lebak,” pungkasnya.
Editor : iNews Lebak