Lebak Siapkan 10.000 Hektare Kawasan Industri, Hilirisasi Didorong untuk Serap Tenaga Kerja
LEBAK, iNewsLebak.id – Pemerintah Kabupaten Lebak menyiapkan kawasan industri seluas 10.000 hektare sebagai langkah mendorong hilirisasi sumber daya alam di Kabupaten Lebak guna meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan memperkuat ekonomi daerah.
Langkah ini diambil sebagai upaya pemerintah daerah mengubah pola pemanfaatan sumber daya alam, dari yang sebelumnya dijual mentah menjadi diolah di dalam daerah agar memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian.
Bupati Lebak, Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya, menekankan bahwa penguatan sektor hilir menjadi arah kebijakan pembangunan ekonomi, karena dinilai mampu menciptakan efek berantai terhadap pertumbuhan dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), pengembangan kawasan industri tersebut dirancang dengan konsep hijau dan berkelanjutan. Kawasan ini akan mencakup lahan seluas 10.000 hektare yang tersebar di 13 kecamatan di Kabupaten Lebak.
Analis Kebijakan Madya DPMPTSP Lebak, Robertus Erwin, menyebut hilirisasi menjadi salah satu strategi utama untuk meningkatkan daya saing komoditas unggulan daerah di tengah persaingan pasar.
“Potensi SDA harus diolah di daerah sendiri agar memberikan nilai tambah ekonomi dan meningkatkan pendapatan masyarakat,” ujar erwin, Kamis (9/4/2026).
Sejumlah komoditas yang diproyeksikan masuk dalam pengembangan industri antara lain Virgin Coconut Oil (VCO), Crude Palm Oil (CPO), produk olahan ikan tuna-cakalang-tongkol (TCT), udang, jagung (maizena), karet (ban kendaraan), singkong (tapioka), serta kopi dan cokelat.
Editor : iNews Lebak