Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Produksi Pangan Kasepuhan Lebak Didorong Naik, Kearifan Lokal Tetap Jadi Andalan
Advertisement . Scroll to see content

Kakao Anjlok dari Rp45.000 ke Rp20.000, Petani Lebak Tahan Penjualan

Senin, 23 Februari 2026 | 10:00 WIB
  • author Salsabilla Putri Arlinda
Kakao Anjlok dari Rp45.000 ke Rp20.000, Petani Lebak Tahan Penjualan
Ilustrasi harga kakao dari Rp45.000 per kilogram menjadi Rp20.000 per kilogram, petani di Kabupaten Lebak tunda penjualan hasil panen. (Foto: Pixabay)

“Saya juga punya sekitar 250 kilo, tapi belum dijual. Harga di pengepul turun terus, jadi kami tahan dulu,” kata Ujang.

Menurutnya, penurunan harga dipengaruhi musim panen di sejumlah daerah sentra kakao yang membuat pasokan melimpah di pasaran. 

“Sekarang ini kan lagi musim panen di beberapa daerah, jadi pasokan banyak dan harga turun,” katanya.

Sementara itu, pengepul hasil bumi di Rangkasbitung, Bambang, membenarkan adanya penurunan harga dalam beberapa hari terakhir. Ia menyebut tetap menerima pasokan dari petani meski jumlahnya tidak banyak. 

“Kami masih menampung kakao kering dari Lebak, Serang, dan Pandeglang, tapi volumenya tidak banyak karena petani banyak yang menahan penjualan,” ucap Bambang.

Editor: iNews Lebak

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut