Kakao Anjlok dari Rp45.000 ke Rp20.000, Petani Lebak Tahan Penjualan
“Saya juga punya sekitar 250 kilo, tapi belum dijual. Harga di pengepul turun terus, jadi kami tahan dulu,” kata Ujang.
Menurutnya, penurunan harga dipengaruhi musim panen di sejumlah daerah sentra kakao yang membuat pasokan melimpah di pasaran.
“Sekarang ini kan lagi musim panen di beberapa daerah, jadi pasokan banyak dan harga turun,” katanya.
Sementara itu, pengepul hasil bumi di Rangkasbitung, Bambang, membenarkan adanya penurunan harga dalam beberapa hari terakhir. Ia menyebut tetap menerima pasokan dari petani meski jumlahnya tidak banyak.
“Kami masih menampung kakao kering dari Lebak, Serang, dan Pandeglang, tapi volumenya tidak banyak karena petani banyak yang menahan penjualan,” ucap Bambang.
Editor : iNews Lebak