Mengenal Autofagi, Saat Tubuh Membersihkan Diri Ketika Berpuasa
Beberapa studi mengaitkan proses ini dengan berbagai manfaat kesehatan, mulai dari mendukung sistem imun hingga membantu menjaga keseimbangan metabolisme. Autofagi juga disebut berkontribusi dalam memperlambat proses penuaan sel karena membantu mengurangi akumulasi kerusakan.
Meski begitu, autofagi bukanlah proses instan yang langsung terasa efeknya. Ia bekerja secara bertahap dan menjadi bagian dari mekanisme alami tubuh untuk bertahan dan beradaptasi.
Walaupun puasa dapat meningkatkan aktivitas autofagi, proses ini tidak eksklusif terjadi saat Ramadan atau puasa tertentu saja. Aktivitas fisik, pembatasan kalori dalam jangka waktu tertentu, dan kondisi metabolik lain juga dapat memengaruhi tingkat autofagi.
Namun penting untuk dipahami bahwa setiap tubuh memiliki respons berbeda. Durasi dan pola puasa yang aman pun bisa bervariasi tergantung kondisi kesehatan masing-masing individu.
Karena itu, puasa tetap perlu dijalani secara seimbang. Asupan saat sahur dan berbuka sebaiknya tetap mencukupi kebutuhan gizi agar tubuh tidak mengalami kekurangan nutrisi yang justru mengganggu fungsi sel.
Editor : iNews Lebak