Puasa Bikin Ngantuk? Atur Pola Tidur dengan 7 Cara Ini
LEBAK, iNewsLebak.id – Banyak orang mengeluhkan rasa kantuk berlebihan saat menjalani puasa Ramadan. Perubahan jadwal makan, sahur lebih awal, hingga aktivitas malam seperti tarawih membuat pola tidur ikut berubah, sehingga tubuh terasa lebih mudah lemas dan sulit fokus di siang hari.
Perubahan pola tidur saat Ramadan terjadi karena ritme sirkadian atau jam biologis tubuh ikut menyesuaikan dengan waktu sahur dan aktivitas malam. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini bukan hanya menyebabkan kantuk, tetapi juga dapat memengaruhi konsentrasi, produktivitas, hingga kondisi metabolisme tubuh.
Peneliti dari Saudi Diabetes Research Group, Suhad Bahijri, menyebutkan bahwa gangguan pola tidur selama Ramadan berpotensi meningkatkan risiko sindrom metabolik dan diabetes tipe 2. Karena itu, menjaga kualitas dan durasi tidur menjadi bagian penting dari pola hidup sehat selama berpuasa.
Berikut tujuh cara yang bisa diterapkan agar tubuh tetap segar dan tidak mudah mengantuk saat Ramadan:
1. Manfaatkan Waktu Istirahat Siang dengan Bijak
Tidur siang singkat atau power nap bisa menjadi solusi untuk mengembalikan energi yang menurun akibat kurang tidur malam. Durasi idealnya sekitar 20–30 menit agar tubuh mendapatkan manfaat pemulihan tanpa masuk ke fase tidur terlalu dalam.
Tidur terlalu lama justru dapat membuat tubuh terasa pusing dan semakin lemas saat bangun. Karena itu, penting untuk memasang alarm dan memilih waktu istirahat yang tepat, misalnya saat jam istirahat kerja.
Editor : iNews Lebak